#FFKamis - 12.30






Saat kamu mengajak bertemu, hatiku bergejolak tak karuan. Jarum jam yang berada di angka 12 dan 6 menumbuhkan kegundahan. Firasatku mengatakan hal buruk akan terjadi. Mengingat, akhir-akhir ini kita tak lagi sama walau bersama.

“Aku mau kita putus.” Ungkapmu tanpa basa-basi. 

Membuat jantungku semakin bergemuruh. Ribuan jarum memeluk kegundahan dan tanpa ampun menyerang hatiku. 

“Kenapa harus berpisah? Kita masih bisa memperbaikinya.” Sergahku, mencoba menghalau keinginanmu.

“Tidak! Aku sudah lelah.”

Kenapa kita harus seperti pukul 12.30. Saling membelakangi dan bertolak belakang. Tapi, aku tidak akan melepasmu begitu saja. Sebentar lagi kamu akan kembali karena fotomu sudah kuberikan pada dukun di kampungku.

_________________ Flash Fiction _________________
100 Kata 

 Baca Juga :

2 komentar:

  1. whehehehe....
    closingnya gak terduga..
    untung ada mbah dukun

    BalasHapus

Recent

recentposts

Random

randomposts