#FFKamis - Pulang Kampung



Setelah lima tahun jadi TKW di Malaysia. Kini aku kembali ke ibu pertiwi. Negeri yang selalu dirindukan.

"Mang, ke Desa Tanjungkerta ya.'' Pintaku pada Mamang Ojek.

Ternyata tidak banyak berubah selain jalan yang tambah mulus. Membuatku makin tak sabar bertemu ibu dan bapak.

"Teh, mau lihat pembangunan waduk ya?'' Tanyanya setelah seperempat jalan.

"Waduk? Saya mau pulang ke rumah, Mang.''

"Bukannya udah gak ada rumah di sana, Teh? Tanjungkerta kan jadi lahan pembuatan waduk.''

Aku diam terpaku. Air mataku meluncur begitu saja. Benar!  Semuanya sudah rata dengan tanah. Terkecuali tempat peristirahatan orangtua ku.

Kemana aku harus pulang?

__________ Flash Fiction __________
100 kata

6 komentar:

  1. Bagus banget pengolahan kata-nya. Keren lah...

    Ajarin saya dong, Rin, bikin yang kaya begini hehe :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga masih belajar. 😁

      Sering kepoin blog member MFF. Banyak yang udah pada suhu.
      Untuk pengolahan kata si di padet2in aja yang penting EYD nya gak berantakan. Dan sering cari kosa kata di KBBI.

      Hapus
  2. Aih, kangen sama masa masa buat ff gini 😊

    Btw, ini ada kaitannya sama waduk yang di Sumedang Majalengka itu gak? Hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah... mba Okti juga suka bikin FF. Kepoin ah.:)
      Bukan mba. Waduk di Kuningan (Jabar) untuk irigasi ke Brebes.

      Hapus
  3. Flash Fiction itu cerita fiksi pendek dengan kata ganti aku ya mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan mba.
      Untuk sudut pandangnya sama kaya novel.
      Hanya ceritanya lebih singkat.

      Hapus

Recent

recentposts

Random

randomposts