10 Tips Menjadi Marketing Profesional

Setiap orang bisa menjadi marketing. Sayangnya, pekerjaan seorang marketing tidaklah mudah. Jika dalam sebuah perusahaan marketing bisa disebut sebagai roda penggerak. Jika roda itu tersumbat, lalu berhenti, perusahaan pun tidak akan berjalan. Oleh karenanya pengaruh seorang marketing sangatlah besar. 



Nah, berikut ini ada beberapa tips menjadi seorang marketing profesional hasil berguru dari atasan saya yang telah terjun di dunia marketing selama 30 tahun. Ko langsung ke tingkat atas? Saya baru mulai jadi seorang marketing? Seperti yang saya sebutkan di atas menjadi seorang marketing tidaklah mudah. Kalau sekadar nawarin barang doang si, semua orang juga bisa. Sejatinya seorang marketing itu harus bisa mempertahankan pelanggannya. Dan jangan tanggung-tanggung juga kan?

1. Tahu Produk
Poin penting seorang marketing harus mengetahui produk yang akan dipasarkannya. Dari nama, komposisi, kegunaan, kekurangan, kelebihan, dan lainnya. Jangan sampai ada yang terlewat.



2. Kenali Sasaran Pemasaran
Setelah mengetahui seluk beluk produk tersebut, pahami sasaran penjualan. Apakah produk itu bisa digunakan untuk semua kalangan atau untuk kalangan tertentu. Misal, usia dan gender.



3. Sediakan Sampel/Tester
Apabila memungkinkan produk yang dipasarkan tersedia sampelnya, maka gunakanlah itu saat promosi. Karena hal itu akan menambah minat calon pelanggan.



4. Banyak Bertanya
Ko seorang marketing harus banyak bertanya, bukannya menjelaskan produk? Apa yang akan kita jelaskan jika tidak tahu kebutuhan calon pelanggan kita? Tentunya dengan bertanya terlebih dahulu. Jika terlalu banyak menjelaskan hanya akan membuang energi dan waktu. Jadi biasakanlah bertanya terlebih dahulu. Walau kita sudah tahu sasaran penjualan, tapi kita harus ingat tidak semua calon pelanggan kita membutuhkan produk kita. Tapi, dengan bertanya akan membuka jalan adanya ketertarikan atau kebutuhan produk tersebut.

Atasan saya selalu bilang, dalam dunia marketing itu 1+1=3, atau 4, bisa juga jadi 0. Berbeda dengan ilmu matematika 1+1=2.


5.  Pintar Melobi
Nah, tips satu ini harus dikuasai oleh seorang marketing. Setiap perorangan atau badan memiliki kebutuhan yang berbeda. Oleh karenanya, pintar-pintarlah melobi dari harga, kuantitas pembelian atau lain. 

6. Usahakan untuk tidak Berbohong
Maksud berbohong di sini, seperti melebih-lebihkan produk. Meyakinkan dengan janji-janji bahwa produk kita tidak memiliki kekurangan. Jika, memang tidak ada kekurangan tidak masalah. Hanya jangan menutupi dengan kekurangan atau ternyata produk tidak sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Karenanya, banyak bertanya di point 4 akan sangat membantu dalam penjualan.

7. Bangun kesan dengan 3S (Senyum, Sapa, Salam
Seorang marketing memiliki dunia yang luas, jadilah marketing yang ramah dan murah senyum. Jika bertemu dengan calon pelanggan yang jutek, tetaplah berprilaku ramah karena setiap orang yang ditemui tidaklah sama.

8. Menjadi Pendengar yang Baik
Jangan bosan mendengar keluhan pelanggan atau calon pelanggan atas konplain atau kebutuhan lain. Tapi jangan terlalu percaya 100% kadang ada peanggan yang tidak jujur. Jadikan keluhan atau kebutuhan mereka sebagai sarana pembelajar.

9. Sering Berkomunikasi
Jangan karena mereka sudah menggunakan produk kita terus ditinggalkan begitu saja. Sesekali bertegur sapalah entah itu di telepon atau bertemu langsung. Menanyaka produk, sesuai atau tidak? Apakah ada masalah? Apakah ada kebutuhan yang lain? Jangan lupa sebelum bertanyaa soal produk, cari tahu kabar pelanggan juga. Pelanggan akan merasa senang jika diperhatikan dan ini salah satu cara agar pelanggan tidak berganti produk.



10. Sabar
Kita semua tahu segala sesuatu itu perlu proses dan hasil akan selalu mengikuti. Sebagai marketing jangan mendesak pelanggan untuk secepatnya menggunakan produk yang ditawarkan. Bersabarlah.

Aku pernah mengalami beberapa kali berkunjung ke costumer membawa produk yang dibutuhkan, sambil menawarkan produk lainnya. Dan, setelah setengah tahu baru keluar purchase order (PO). Itu menjadi kebahagiaan tersendiri, selagi kita yakin dan mau berusaha, hasil pasti akan berpihak. Walau sedikit galau juga si, beralih produk atau tidak?

Mudah bukan untuk menjadi seorang marketing profesional? Di atas hanyalah sebagian tips-nya. Dengan senang hati apabila ada yang ingin menambahkan, jangan lupa berbagi infonya di kolom komentar. Semoga dapat membantu teman-teman semuanya. 

4 komentar:

  1. melobi itu hal yang paling susaaah -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama, Ka. aku juga masih belajar nih cari cara buat ngelobi.

      Hapus
  2. aku pernah di marketing 5 th mbak, ya gitu deh, hrs tahan banting. penolakan mah udah biasa :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mba.
      Penolakan dan php itu udah kaya makanan sehari-hari.

      Hapus

Recent

recentposts

Random

randomposts