3 komentar
  1. Settingnya emang di paris ko kakak.

    BalasHapus
  2. Ada beberapa 'keganjilan' dalam cerita ini. Soal cerita 'balon meledak' yang diartikan si ibu sebagai 'kebahagiaan', lalu soal keberadaan si anak - yang masih berusia 5 tahun- di tempat pekerjaan ibunya, kemunculan nama 'Abel, Pompidou, dan Paris' yang terasa tiba-tiba. Semua terasa mendadak.

    Oya, khawatir dan bukan 'hawatir'.
    Pemilihan tema 'premonition' atau kemampuan cenayang si bocah yang disangkutkan dengan 'tragedi paris' membuat cerita ini memiliki sedikit rasa sentimentil. :)

    BalasHapus